Kisah Teladan Dalam Mempertahankan Iman

Materi ini cukup dibacakan saja tidak usah  ditulis.

Teman-teman, ketika islam ini masih awal-awal diajarkan oleh Nabi Muhammad banyak orang-orang yang masuk islam mendapatkan banyak siksaan dari orang-orang kafir agar mereka kembali kepada kekafiran. Kita akan menyimak beberapa penderitaan orang islam kala itu.

Salah satu sahabat Nabi yang mendapat siksaan pada saat awal-awal masuk islam adalah Bilal bin Rabah. Bilal pada mulanya adalah budak milik Umayyah bin Khalaf Al Juhmi. Mengetahui Bilal telah masuk islam, Umayyah marah dan menyiksa Bilal. Bilal dicambuk di bawah terik matahari padang pasir (coba bayangkan ketika musim kemarau di tengah siang hari, itu masih lebih panas lagi karena di padang pasir). Selain itu Bilal dilemparkan ke padang pasir dalam keadaan telanjang bulat. Lalu Umayyah mencaci Bilal, ” Wahai budak jelak yang hitam, engkau akan diperlakukan seperti ini hingga engkau mati atau engkau mengingkari Muhammad atau menyembah Latta dan Uzza lagi.” Tetap Bilal teguh dalam imannya dan ia berkata, “Ahad…..Ahad….Ahad..(artinya tetap mengesakan Allah)”. Mendengar hal itu Umayyah tambah marah dan memberi siksaan yang lebih pedih kepada Bilal. Siksaan lain yang pernah dilakukan kepada Bilal yaitu diperutnya diikat sebuah batu besar dan lehernya diikat dengan tali, lalu orang-orang kafir menyuruh anak-anak mereka menyeret di antara perbukitan Makkah. Saat diseret, Bilal selalu mengucapkan kata “Ahad…Ahad…” dan menolak kembali kepada kekafiran. Suatu Ketika Umayyah masih menyiksa Bilal di bawah terik matahari. Karena hebatnya siksaan Bilal hampir saja menemui ajalnya. Lalu datanglah Abu Bakar yang membebaskan Bilal dengan membelinya dari Umayyah. Lalu Abu Bakar memerdekakannya. Bilal pada zaman Nabi menjadi muadzin (orang yang adzan).

Kisah lain adalah seorang wanita Cantik bernama Sumayyah Ummu Ammar. Banyak laki-laki dari kalangan bangsawan kaya raya yang tergoda kepadanya, termasuk Abu Jahal. Suatu ketika para bangsawan mengetahui kalau Sumayyah sudah memeluk agama islam, mereka menjadi marah. Para bangsawan itu kemudian menyeret Sumayyah dan melemparkannya ke tengah padang pasir. Lalu ia dipukuli terus sampai pingsan (padahal ia seorang wanita, disiksa oleh banyak laki-laki). Namun, Sumayyah tetap tidak mau keluar dari ajaran islam. Bahkan ia malah memuji-muji Nabi Muhammad di hadapan mereka.Karena marah maka Abu Jahal mengambil tombak dan menikam Sumayyah hingga tewas.

Banyak kisah lain yang menunjukkan keteguhan mereka dalam mempertahankan keimanan mereka. Ada yang disiksa dengan dikenakan baju besi yang sudah dipanaskan, ada pula yang diikat tali pada ke dua tangannya dan kakinya lalu ditarik dengan  empat ekor kuda sehingga tubuhnya mejadi empat bagian. Ada juga yang saudaranya dibunuh. dan masih banyak cerita lainnya.

Teman-teman, bukannya saya mau menakut-nakuti kalian dengan cerita ini, tapi saya ingin menegaskan kepada Teman-teman bahwa jaman kita sekarang orang beriman lebih mudah dan tidak ada penyiksaan. Maka dari itu kita harus bersyukur. Sebagai tanda syukur itu kita harus mempertahankan iman kita dan meningkatkan iman kita. Jangan malas-malasan berangkat TPA ya. Ingat lho perjuangan orang jaman dahulu untuk mempertahankan islam itu sangat berat, masak kita rela menyepelekannya..

Tentang tpaalikhlas

Kami adalah Generasi Islami dari Sendowo Kidul, Gunung Kidul
Pos ini dipublikasikan di Dunia Islam. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kisah Teladan Dalam Mempertahankan Iman

  1. Denniz 2 berkata:

    Mksh y mz mpe d’bela”n mbikinin materi segla!!

  2. DEVIN SENKID berkata:

    Alhamdulilah akhr’y sy dpt ngrm k0mentar….
    Materi diatz serem bgtz,..sampai sy g bs byngin parah’y kehdpan jmn pd saat itu (yg jlz bd dg skrg)….
    Thanxs maz atz mtri’y …
    SANTRI…..!
    SIAP…………!

  3. Aniecca sendkid berkata:

    Aduh……be…hem…..prh ngik…..!duh mpe gk bz nbyng’n btp skt+pnz pd saat tw!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s